Senin, 20 Agustus 2012

ELEGI 2 SYAWAL

aq selusuri jalan ini dengan harapan untuk berjumpa denganmu walaupun sekejap, namun tuhan berkehendak lain, tak dapat kutemui walau hanya bayangmu, aq ingin tahu tatapan matamu, apakah itu yang sering hadir dalam mimpiku, tatapan yang menyiratkan rasa yang tulus yang ada dalam hatimu, walaupun pada kenyataannya untuk dapat menemukannya aku harus masuk jauh alam hatimu, 

entah apa yang harus ku katakan, apakah aku kecewa, sedih senang atau pun hancur berkeping keping, karena aku sudah tak dapat merasakan apa apa lagi, entahlah, apa rahasia tuhan yang ada dibalik semua ini, ,,,,,,,, 

sebenarnya pagi ini aku sangat kehilangan dan berjalan ku rasa dunia tidak ada lagi tempat untuk aku berpijak...... menyesal mengapa tidak aku tunjukkan rasa sayang ku yang begitu dalam, walaupun aku tahu siapa sebenarnya dirimu, seperti apa kehidupan dan seperti apa keinginanmu, namun sayang hal itu belum siap untuk aku katakan sampai dengan malam tadi, karena aku
 masih ada terbersit keinginan setan dalam hatiku yang ingin memanfaatkan kesempatan

hingga pagi ini aku sadar bahwa aku telah berubah sejak kehadiranmu, tiada lagi malam diisi dengan kesunyian dan hayalan, yang ada hanya suaramu dan setelah kita ucapkan selamat malam, aq tertidur dan bermimpi indah tentang kehidupan, aku belum bisa bermimpi tentangmu karena aku belum tahu seperti apa tatap matamu,
seperti apa harapan dalam hatimu dan seperti apa keinginan dalam hidupmu,
terima kasih kau telah hadir dalam hidupku
dan izinkanlah aku untuk hadir dalam kehidupanmu walaupun hanya sekejap
terima kasih sahabat jiwa
kau lebih dari seorang kekasih pacar atau apapun
engkaulah sahabat jiwa yang senantiasa aku nantikan keluh kesahmu
dan akupun nyaman untuk berkeluh kesah denganmu
nyanyikanlah lagu tentang kita
tentang malam yang menyatukan hati dan jiwa kita
dan seandainya aku tidak dapat lagi membuka mata esok pagi
akan aku nantikan dirimu dipintu surga
sampai engkau datang dan kita akan masuk bersama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar