Minggu, 27 Juli 2014

MAK

 Penuh harapan yang tersirat dalam ucapanmu
marahmu adalah bentuk kasih sayang mu
ocehanmu adalah bentuk perhatianmu
nasehat mu selalu kau berikan
saat aku mengecewakanmu
namun semua itu
terkadang tidak dapat kupahami

maafkanlah aku

Tiada pernah berputus asa
usahamu dalam membimbing ku
dan mengantarkanku menuju kehidupan sebenarnya
menuju kebahagiaan yang kelak akan kunikmati sendiri
bukan untukmu ataupun orang lain
namun maafkanlah
terkadang tidak dapat kuterima
hanya karena semua keinginanku tak dapat kau penuhi

maafkan aku

Doamu selalu mengiringi setiap langkahku
walaupun engkau sadar
terkadang saat aku makan enakpun tak teringat padamu
tak seperti engkau yang selalu menginat
saat engkau diberikan kenikmatan
engkaupun berkata "apakah kamu disana dapat menikmatinya NAK"

maafkan aku

Kini Izinkanlah aku bersimpuh
memohon akan Izinmu
Agar setiap jalanku dirhidoi NYA lewat restumu
agar aku dapat menjadi
seperti yang engkau doakan sepanjang waktu
Engkaulah pelitaku sepanjang Zaman
layaknya doamu Sepanjang Jalan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar